Menulis sebagai lifestyleku dalam ramadhan 1432 H

3 Aug 2011

menulisMelaksanakan puasa telah dianjurkan oleh rasulullah selama beratus-ratus tahun yang lalu. Kita sebagai umat muslim sudah sewajibnya melakukan hal dicontohkan oleh rasulullah. Selama seharian berpuasa rasulullah pun tidak menganjurkan kita untuk tidak melakukan apapun. Hanya diterangkan dalam sebuah hadist, bahwa tidur pun bernilai dalam berpuasa. Artinya setiap gerak-gerik kita yang kita sadari bermanfaat bagi diri sendiri apalagi diri sekiling kita itu sangat mempunyai nilai yang besar dimata Allah.

Nah, ketika kita telah mengetahui bahwa bulan ibadah puasa adalah hal yang sangat berharga, saatnya kita untuk melakukan hal yang terbaik agar kita mendapatkan ridho Allah S.W.T lebih besar lagi. Dalam ramadhan kali ini, saya memiliki banyak agenda yang menyulitkan saya untuk tidur dengan nyenyak. Mulai dari rutinitas, hingga kegemaran seperti jogging,naik sepeda, membaca al-quran, terutama menulis.

Di tahun ini merupakan momen yang amat sangat berharga untuk kegemaranku dalam hal ini menulis disitus saya sendiri. Saat ini, saya sangat senang. Saya memiliki kesempatan untuk berbagi dibulan yang penuh berkah ini, namun selain itu ada juga loh ongkos menulisnya. “Sudah Lebih dilebihkan lagi” itu kata hati saya berkaitan program yang saya ikuti ini dan program yang saya maksud itu adalah NgaBlogBurit.NgaBlogburit bareng blogdetik dibulan ini tidak asing lagi bagi kami yang memiliki hobby menulis secara nyata, bermanfaat dan sangat menyenangkan. Ketiga prinsip itulah membuat hati saya ikhlas bermanfaat bagi sesama.

Pengalaman saya menjadi juru menulis disetiap lomba

Tidak sedikit lomba yang telah saya ikuti selama minggu terakhir ini termasuk 3 hari dalam ramadhan ini. Banyak dukanya tapi sedikit senangnya. Senangnya bisa dibilang disetiap lomba itu kita telah berbagi inspirasi kepada banyak orang. Namun dukanya ternyata lebih menyakitkan sebagai pengalaman sebagai seorang penulis. Saya rasa dukanya sudah banyak yang merasakan. Duka yang bisa dibilang kita kalah dalam persaingan. Yaitu gagal dalam mendapatkan hadiah menarik dari setiap pembuat lomba. Setidaknya dalam 3 hari terakhir ini saya telah merasakannya 3 kali juga dalam program yang dari awal saya telah idam-idamkan.

Dihari ketiga ini, banyak yang mengharap hadiah perlombaan itu, semoga dalam program ini saya tidak hanya ditimpa oleh pengalaman yang itu-itu saya. Semoga dihari ini saya bisa mendapatkan hadiah tunai dan keduanya bisa saya dapat tidak terkecuali bermanfaat bagi banyak orang.

Mengingat kata yang saya kutip ialah selalu ada kesempatan dan selalu ada solusi, membuat saya ingin menjadi lebih baik lagi. Agar dipaham ditengah keragaman segala karya yang memacu saya lebih creative agar terbuka didunia kepenulisan.


TAGS Ngablogburit BlogDetik Hobby Bermanfaat Mengisi Ramadhan


-

Author

Follow Me